www.surarafakta.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara
 
Muncul Kabut Asap Aneh Selimuti Kota Wuhan
Kamis, 06-02-2020 - 22:38:52 WIB
Kabut Tebal Misterius Selimuta Wuhan (Photo: express)
TERKAIT:
 
  • Muncul Kabut Asap Aneh Selimuti Kota Wuhan
  •  

    Suarafakta.com - Ketakutan akan CORONAVIRUS telah dipicu kembali lagi akibat munculnya kabut tebal misterius yang mencurigakan dan menyelimuti sebagian besar kota wuhan, memicu kekhawatiran warga wuhan bahwa mayat yang terinfeksi mungkin dikremasi.

    Dilansir dari express - saat ini tercatat 24.505 orang terinveksi dan 493 diantaranya dinyatakan meninggal dunia, menurut data dari https://gisanddata.maps.arcgis.com/.

    Sebuah kabut yang melanda kota wuhan saat ini memicu kekhawatiran baru terkait coronavirus bahwa jumlah korban jiwa di dalam china yang terkena virus corona lebih tinggi daripada yang dilaporkan. dalam sebuah klip video yang beredar melalui platform tiktok menunjukkan kota tengah diselimuti kabut teban dan misterius yang menurut penduduk sekitar tidak diketahui entah keluar dari mana. video tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa kabut asap tersebut adalah hasil dari asap Krematorium atau kremasi yang membakar tubuh korban jiwa virus corona. kabul tersebut terjadi setelah sehari sesudah komisi Kesehatan Nasional di China memerintahkan semua kematian akibat virus corona untuk di kremasi, dengan penguburan atau pemakaman dilarang guna mencegah penyebaran penyalit.

    Penyebab Munculnya Kabut Misterius
    Seorang wanita berkomentar dimedia sosial : "semua orang tahu keseriusannya, tetapi saat ini, saya hanya bisa mengungkapkannya disini, Krematorium rumah duka besar di Wuhan saat ini di Wuhan bekerja 24 jam. sebelumnya hanya bekerja setengah hari untuk membuka tungku pembakaran. bahkan dalam keadaan khusus, itu hanya dalam shift satu hari penuh.

    Mary Langan berkomentar di twitter " tubuh -  tubuh itu menumpuk lebih cepat daripada yang mereka bisa kremasi. ini adalah kabut wuhan"

    Jim Phillippi menambahkan " Kabut ini disebabkan oleh tujuh krematorium atau tungku pembakaran yang berjalan bersamaan untuk mengkremasi tubuh"

    Kasus virus corona telah menyebar luar ke berbagai negara di empat benua. Peta menunjukkan bahwa virus corona telah menginfeksi orang - orang di 27 negara berbeda. kepanikan terus menyebar di seluruh dunia takut akan virus menyerang wilayah mereka.

    Mengingat kabut tebal yang muncul di wuhan membuat spekulasi dunia bahwa jumlah korban meninggal yang di laporkan tidak sesuai dengan yang terjadi di wuhan. bahkan terdapat spekulasi menurut tingkat ketebalan kabut tersebut memungkinkan korban meninggal lebih banyak dari yang dilaporkan secara realtime di aplikasi - aplikasi ataupun dari pemerintah china yang sebelumnya berusaha menutup-nutupi korban jiwa meninggal akibat virus corona.

    Menurut coronavirus.app , aplikasi real time yang dibuat di taipei memonitor kasus - kasus corona virus melalui organisasi pemerintah dunia dan lokal menunjukkan korban terinfeksi 24542 dan korban meninggal 492 saat artikel ini ditulis. sebagian besar dari kasus - kasus tersebut terjadi di China yang merupakan titik awal terjadinya wabah virus corona

    Saat ini beberapa bandar udara di seluruh dunia mengawasi dengan ketat kedatangan penerbang yang memungkin membawa virus corona masuk kedalam wilayah mereka, dan akan segera dilakukan prosedur karantina apabila terdeteksi terkena virus corona.

    Sumber: Viva.co.id



     
    Berita Lainnya :
  • Muncul Kabut Asap Aneh Selimuti Kota Wuhan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Kaperwil Suarafakta.com dan NGO – BIDIK Ri Ramah Tama Bersama Kodim 0304 / Agam
    2 Dituntut 4 Tahun Penjara Melakukan Pembakaran Lahan, Kuasa Hukum Syafrudin Bacakan Pledoi
    3 Pelantikan Sekwil,Korwil FPII Se Riau,Presedium Paparkan Penderitaan Pers, Hingga Lahir FPII
    4 Sekolah Dilarang Menahan Ijazah Siswa yang Belum Lunasi Iuran
    5 Menhan Prabowo Siap Turun Tangan Menangkan Hati Warga Papua
    6 Miriss !! Sudah 75 Tahun Indonesia Merdeka, SDN 38 Palembayan Masih Kekurangan Lokal Dan Rusak Berat
    7 Sandi Octa Petani Milenial Beromzet Rp 500 Juta
    8 Penyemprotan Desinfektan Upaya Pemutusan Rantai Penyebaran Covid-19
    9 Informasi Pekanbaru Lockdown 7 April Tidak Benar
    10 Update Harian Info Covid-19 Aceh: Jumlah ODP dan Covid-19 Positif di Aceh 567 Orang
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. BINTANG GRAFIKA PERS, All Rights Reserved