www.surarafakta.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara
 
Penggunaan Dana BOS TA. 2020 di SMA N.1 Payakumbuh di Duga sarat KKN
Sabtu, 09-10-2021 - 14:38:06 WIB

TERKAIT:
 
  • Penggunaan Dana BOS TA. 2020 di SMA N.1 Payakumbuh di Duga sarat KKN
  •  

    Suarafakta.com, Payakumbuh - Setelah hasil investigasi LSM- FARAK (Front Aliansi Rakyat Anti Korupsi)Prov. Sumbar mengkroscek belanja BOS di  SMA N.1 Payakumbuh bahwa terdapat penggunaan dana BOS Tahun Anggaran 2020 di masa pandemic sangat fantastik

    Berdasarkan kajian dan analisa tim LSM- FARAK  di SMA N. 1 Payakumbuh terkait penggunaan dana BOS tahun anggaran 2020 antara lainnya pada tahap ke I senilai Rp. 293.714.766. jumlah siswa 1152 orang tahap II senilai Rp. 583.801.050 jumlah siswa 1152 orang tahap ke III senilai Rp. 675.801.968. jumlah siswa 1171 orang

    Hal ini kata Irman Putra Piliang SH, (09/10/21) selaku Directur Eksekutif LSM FARAK kepada awak media bahwa kami menilai ada kecurangan anggaran di sekolah, belanja yang di beli barang tidak pakai kurang tepat sasaran, di saat pandemic Covid 19

    Seluruh siswa daring belajar on line dan tidak ada tatap muka kenapa ada belanja sampai milyaran di saat kondisi pandemi covid 19

    Sambung Irman lagi kami akan Surati kejaksaan baik Dinas Pendidikan Prov. Sumbar dan meminta atau mencopot Kepseknya SMA N. 1 Payakumbuh kenapa anggaran BOS terus berjalan sementara belanja kegiatan pengembangan perpustakaan tidak mukim ada siswa menggunakan di sekolah, kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler ini mengundang guru berkerumun, namun anggarannya berjalan terus, belanja administra kegiatan sekolah siswa tidak masuk nah, bisa saja belanja Admnya menurun, terus  pemeliharaan sarana dan prasarana ini sangat kuat peluang KKN nya penyediaan alat multi media pembelajaran tidak mungkin ini di pakai saat pandemic ironis sekali tahun berikutnya dana BOS mengalir lagi ini namanya menghamburkan uang negara  

    Bahkan ada lagi informasi dari orang tua murid uang komite tetap berjalan, di SMA N. 1 Payakumbuh maka memperhatikan Permendikbud No. 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah Pasal 12 di larang menjual buku pelajaran bahan ajar perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam atau melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua / walinya

    Kami ( LSM FARAK) akan lakukan kumpulan bahan keterangan ( Pulbaket) sebagai mana yang telah di lahirkan oleh Presiden Jokowi PP Ri No. 43 Tahun 2018 Tentng Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme serta Pemberian Penghargaan Kepada Masyarakat mukim Minggu depan kita lengkap data-datanya untuk pelaporan tutupnya

    Tim




     
    Berita Lainnya :
  • Penggunaan Dana BOS TA. 2020 di SMA N.1 Payakumbuh di Duga sarat KKN
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Kaperwil Suarafakta.com dan NGO – BIDIK Ri Ramah Tama Bersama Kodim 0304 / Agam
    2 Dituntut 4 Tahun Penjara Melakukan Pembakaran Lahan, Kuasa Hukum Syafrudin Bacakan Pledoi
    3 Miriss !! Sudah 75 Tahun Indonesia Merdeka, SDN 38 Palembayan Masih Kekurangan Lokal Dan Rusak Berat
    4 Pelantikan Sekwil,Korwil FPII Se Riau,Presedium Paparkan Penderitaan Pers, Hingga Lahir FPII
    5 Sandi Octa Petani Milenial Beromzet Rp 500 Juta
    6 Menhan Prabowo Siap Turun Tangan Menangkan Hati Warga Papua
    7 Penyemprotan Desinfektan Upaya Pemutusan Rantai Penyebaran Covid-19
    8 Sekolah Dilarang Menahan Ijazah Siswa yang Belum Lunasi Iuran
    9 Informasi Pekanbaru Lockdown 7 April Tidak Benar
    10 Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. BINTANG GRAFIKA PERS, All Rights Reserved