Suarafakta.com, Inhil -  Masih ingat dengan akun medsos yang melakukan penghinaan terhadap Bupati Kabupate" />
www.surarafakta.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara
 
Ternyata ini Motif Pria Penghina Bupati Inhil di Facebook
Selasa, 30-07-2019 - 18:00:11 WIB
TERKAIT:
 
  • Ternyata ini Motif Pria Penghina Bupati Inhil di Facebook
  •  

    Suarafakta.com, Inhil -  Masih ingat dengan akun medsos yang melakukan penghinaan terhadap Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan dimedia sosial Facebook beberapa waktu lalu dengan menyebut "Pelacur Wardan". Ternyata Ia adalah sorang pria bernama Slamet Wardoyo yang berasal dari Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).


    Saat ini pria tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dalam  kasus  pelanggaran Undang -undang ITE, pasal 27 dan pasal 45 juncto pasal 63 KUHP,  dengan acmanan hukuman maksimal 6 tahun penjara.


    Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing melalui Pers Release menyampaikan,  tersangka Slamet Wardoyo alias Lamot mengaku, perbuatan yang dilakukan tersebut dilatarbelakangi oleh permasalahan rumah tangga yang berawal dari ketidak terimaannya atas perceraian yang terjadi antara tersangka dan istrinya  Olva Susanti.


    “Tersangka ini akan bercerai dengan Istrinya yang berprosesi sebagai guru yang berstatus PNS. Tersangka tidak ingin bercerai dengan Sang Istri. Maka dari itu, tersangka berbuat demikian,” jelas Kasat Reskrim dalam Press Release di Mapolres Inhil, Tembilahan, Selasa (30/7/2019) pagi.


    Dijelaskan Indra, maksud dari perbuatan tersangka tersebut untuk meluahkan kekesalan atas gugatan cerai dari sang Istri. Namun, dengan melibatkan nama Bupati, HM Wardan.


    “Kemauan tersangka agar Istrinya dipecat setelah menggugat cerai dirinya. Sebenarnya memang tidak logis, tapi karena ini perbuatan jadi logis secara hukum,” tutur Indra seraya menyimpulkan motif tindakan tersangka ialah menggagalkan perceraian dengan sang Istri.


    Saat ini, perkara “Pelacur Wardan” dengan tersangka Slamet Wardoyo alias Lamot telah masuk ke tahap penyidikan. Dalam kasus ini, pihak kepolisian juga mengidentifikasi adanya unsur pengancaman yang dilakukan tersangka kepada Olva Susanti melalui media sosial Whats up.


    Dalam proses pemeriksaan yang sebelumnya, selain menghadirkan 18 orang pihak kepolisian juga menghadirkan beberapa saksi ahli seperti ahli bahasa, ahli pidana dan ahli ITE.


    Untuk diketahui, selain menyita barang bukti berupa lembaran Screnshot penghinaan dan pengancaman, kepolisian juga menyita 4 buah Handphone  yang digunakan tersangka untuk melakukan aksinya melalui jejaringan media sosial.


    Reporter ARB




     
    Berita Lainnya :
  • Ternyata ini Motif Pria Penghina Bupati Inhil di Facebook
  •  
    Komentar Anda :

     
    dan target=_blank>
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Ketahuan ! Dua Anggota Militer Amerika Menyusup di Upacara HUT TNI, Mata-mata?
    2 Kisah Sedih Wiwit Dikubur Bersama Gaun dan Perlengkapan Pre-wedding
    3 Dua Pengawal Presiden Jokowi Ditikam Orang Tak Dikenal di Gambir
    4 Tragis Ibu Muda Ini Bawa Jasad Bayinya Usai Diperkosa di Angkutan oleh Tiga Pria
    5 Geger Tabungan Siswi SMP Rp 42 Juta, Sekolah Hanya Akui Rp 135 Ribu
    6 Seleb
    Bangkrut Hingga Harus Jualan Bubur, Norman Kamaru Kini Ketiban Rezeki Nomplok
    7 Selingkuh di Hotel, Personil Polres Kuansing Digerebek Propam Polda Riau
    8 Heboh...!!! Siswi SMP Diperkosa 5 Temannya Di Dalam Kelas
    9 Remaja 16 Tahun Nikahi Nenek 71 Tahun, Begini Malam Pertamanya
    10 Begini Malam Pertama Pengantin Remaja 16 Tahun dengan Nenek 71, Gubernur Alex Pun Berkomentar
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016 PT. BINTANG GRAFIKA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica