www.surarafakta.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara
 
Kesehatan
Mengenal Preeklamsia, Penyakit yang Merenggut Nyawa RA. Kartini Pasca Melahirkan
Minggu, 22-04-2018 - 23:54:17 WIB
ilustrasi ibu hamil (Photo : Thinkstock)
TERKAIT:
 
  • Mengenal Preeklamsia, Penyakit yang Merenggut Nyawa RA. Kartini Pasca Melahirkan
  •  

    Suarafakta.com, Raden Ajeng (RA) Kartini merupakan salah satu pahlawan paling berjasa dalam menyuarakan emansipasi bagi seluruh perempuan Indonesia. Berkat perjuangannya lah, perempuan Indonesia mendapatkan hak yang setara dengan laki-laki, termasuk dalam hal pendidikan.

    Namun tidak banyak orang yang mengetahui, seperti apa perjalanan hidup wanita kelahiran Jepara itu, dan penyakit apa yang merenggut nyawanya. Berdasarkan hasil penelusuran Okezone, RA. Kartini meninggal dunia setelah melahirkan anak tunggalnya, Raden Mas Soesalit Djojoadhiningrat.

    Penyebabnya diduga akibat mengidap penyakit preeklamsia. Penyakit ini biasanya dimulai setelah kehamilan memasuki usia 20 minggu, dan dapat menyerang pada wanita dengan tekanan darah normal.

    Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius bagi ibu maupun bayi, dan juga berujung pada kematian. Meski diklaim tidak memiliki gejala tertentu, preeklamsia bisa ditandai dari tekanan darah tinggi dan kadar protein para urine ibu hamil.

    Namun dalam beberap kasus, ada juga yang mengalami pembengkakan pada kaki disertai retensi air. Sayangnya, gejala tersebut dianggap masih sulit untuk dikategorikan sebagai penyebab preeklamsia.

    Penyebab Preeklamsia

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab utama yang memicu timbulnya preeklamsia. Beberapa ahli percaya bahwa penyaki ini diawali kelainan plasenta yaitu, organ yang berfungsi menerima suplai darah dan nutrisi pada bayi selama masih dalam kandungan.

    Pada wanita hamil, hal tersebut dapat ditandai dari penyempitan pembuluh darah, serta reaksi yang cenderung berbeda terhadap rangsangan hormon. Kondisi akan mengurangi jumlah darah yang dialirkan pada janin.

    Setidaknya ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko preeklamsia pada wanita hamil. Mulai dari kekurangan nutrisi, pernah mengalami preeklamsia pada kehamilan sebelumnya, mengandung bayi kembar (lebih dari satu janin), hingga menderita beberapa penyakit tertentu seperti diabetes, lupus, hipertensi, atau penyakit ginjal.

    Mencegah dan mengobati Preeklamsia

    Wanita hamil yang didiagnosis mengidap preeklamsia biasanya akan disarankan untuk menjalani rawat inap di rumah sakit tempat ia akan melahirkan. Dokter kemudian akan melakukan pemeriksaan NST secara rutin untuk memastikan kesehatan janin.

    Selain itu, dokter juga akan memberikan beberapa resep obat yang dipercaya dapat menyembuhkan pasien penderita preeklamsia. Di antaranya, resep untuk menurunkan tekanan darah yang aman bagi ibu dan janinnya, resep obat kortikosteroid yang dapat meningkatkan kinerja liver dan trombosit, serta obat antikejang jika preeklamsia sudah cukup parah.



    (OKEZONE)




     
    Berita Lainnya :
  • Mengenal Preeklamsia, Penyakit yang Merenggut Nyawa RA. Kartini Pasca Melahirkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    dan target=_blank>
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Ketahuan ! Dua Anggota Militer Amerika Menyusup di Upacara HUT TNI, Mata-mata?
    2 Kisah Sedih Wiwit Dikubur Bersama Gaun dan Perlengkapan Pre-wedding
    3 Dua Pengawal Presiden Jokowi Ditikam Orang Tak Dikenal di Gambir
    4 Tragis Ibu Muda Ini Bawa Jasad Bayinya Usai Diperkosa di Angkutan oleh Tiga Pria
    5 Geger Tabungan Siswi SMP Rp 42 Juta, Sekolah Hanya Akui Rp 135 Ribu
    6 Seleb
    Bangkrut Hingga Harus Jualan Bubur, Norman Kamaru Kini Ketiban Rezeki Nomplok
    7 Selingkuh di Hotel, Personil Polres Kuansing Digerebek Propam Polda Riau
    8 Heboh...!!! Siswi SMP Diperkosa 5 Temannya Di Dalam Kelas
    9 Remaja 16 Tahun Nikahi Nenek 71 Tahun, Begini Malam Pertamanya
    10 Begini Malam Pertama Pengantin Remaja 16 Tahun dengan Nenek 71, Gubernur Alex Pun Berkomentar
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016 PT. BINTANG GRAFIKA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica